Nama
saya Handasyah, nama panggilan saya Handa, agar lebih singkat lagi panggil saja
Han,atau Nda, silahkan pilih sesuka hati. Ayah saya bernama Joyo Jamun(Alm) dan
ibu saya bernama Rojiah. Saya anak Terakhir dari 7 bersaudara, Saat ini saya
tinggal di Kota Pekanbaru Riau,Mtepatnya di jalan semangka Kecamatan Sukajadi.
Saya lahir di Tembilahan tanggal 03 bulan Februari tahun 1992.
AWAL SEKOLAH SAMPAI SMA
Tahun
1997, saya mulai memasuki bangku sekolah dasar. Saat itu saya bersekolah di MI (Madrasah
Ibtidaiyah) Sanglar Reteh dan ALhamdulilah sesuatu banget waktu MI Selalu
mendapatkan rangking ke 1..hiks.. Setelah lulus dari MI, saya pun mencoba untuk mendaftar ke
Madrasah Tsanawiyah MTS Sabilil Huda, Sekolah MTS Sabilil Huda ini sangatlah
jauh dari rumah saya dan perjalanan untuk menuju sekolah tersebut tidaklah
mudah, dulu saya dan teman-teman sekampung yang sekolah di MTS tersebut selalu
berangkat pagi-pagi saat dunia masih gelap dan sunyi, setelah mandi dan sholat
shubuh saya dan teman-teman langsung berangkat menuju ke sekolah dan hanya dengan berjalan kaki, jalanan
seringkali licin saat hujan turun karena jalan nya belum di aspal, belum lagi
perjuangan kita saat akan menyebrang dengan menggunakan perahu yang ada
mesinnya yang sering kami sebut (pompong). Saat air surut kita sangat kesulitan
untuk naik keperahu, tak jarang pakaian saya kotor terkena lumpur dan saya juga
harus melepas sepatu terlebih dahulu supaya sepatu tersebut tidak kotor. Saat
hujan turun saya seringkali tidak masuk sekolah, terkadang kita sudah berangkat
pulang lagi karena tidak ada penambang (angkutan) yang menjemput. Masa SLTA di
MTS Sabilil Huda menurut saya adalah perjuangan yang sangat luar biasa, ingin
sekali saya kelak bisa mengembangkan desa saya supaya anak-anak yang akan
bersekolah tidak lagi mengalami hal yang sama seperti saya dulu. Karna saya
lihat sekarang juga masih terjadi. Kampungku yang malang, kami butuh uluran
tangan pemimpin-pemimpin yang peduli terhadap kesulitan kami untuk hidup
terutama dalam hal infrastruktur dan transportasi.
Setelah
lulus dari MTS Sabilil Huda Saya tidak langsung melanjutkan pendidikan ke
jenjang lebih tinggi lagi, saya nganggur satu tahun karna kendala biaya, orang
tua saya tergolong orang yang kurang mampu, pekerjaan menanam padi dan kebun
kelapa seringkali tidak bisa memenuhi kebutuhan, apalagi kami keluarga besar.
Setelah satu Tahun saya menganggur (tidak sekolah) akhirnya tahun 2007 saya
memutuskan untuk pergi ke Kota Bandung, di Bandung saya tinggal bersama kakak
saya yang no 2, alhamdulilah saya bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih
tinggi lagi (SMA), Karena saya telat ke Bandung nya jadi saat mendaftar ke
sekolah favorite sudah penuh semua, akhirnya saya memilih SMA BPPI Baleendah
salah satu sekolah swasta yang bertaraf internasional di Bandung Selatan. Awal
mula saya masuk sekolah Bppi saya sangat kesulitan dalam berkomunikasi,
teman-teman saya sering menggunakan bahasa sunda saat berbicara sedangkan saya
belum tau sama sekali bahasa sunda, awal-awal sekolah saya juga sering kesasar
saat berangkat sekolah karena belum hafal jalan, pernah waktu itu saya pulang
lagi dan memutuskan untuk tidak sekolah karan kesasar dan saya malu mau masuk
sudah lama sekali telatnya. selama tiga tahun saya berangkat sekolah ketempat
tersebut menggunakan angkutan umum. Saat itu saya memang merasa lelah dan berat
dalam mencari ilmu, namun saat itu pula saya sadar, betapa nikmatnya hidup yang
diberikan Tuhan saya, yaitu Allah swt., kepada saya. Sebab saya tahu diluar
sana masih banyak anak-anak yang bahkan merasakan bangku sekolah dasarpun
tidak, apalagi melanjutkan kejenjang yang lebih tinggi seperti saya.Tahun ajaran
2009/2010 saya lulus dari SMA tersebut dan Saya memutuskan untuk tidak kuliah terlebih
dahulu, saya memutuskan untuk bekerja tetapi saya tetap punya keinginan suatu
saat nanti saya harus bisa kuliah
meskipun sambil kerja.
SELAMAT DATANG DI DUNIA KERJA
Saat
itu saya berumur kurang lebih 18th saya
mulai melamar kerja, akhirnya saya diterima di pabrik tekstil, disitu saya di
bagian sample Cuma 2 minggu saja lalu saya keluar karna gaji yang diberikan
oleh perusahaan sangatlah minim. Kemudian saya di terima kerja lagi di pabrik
plastic bagian pemotongan plastik/operator Cuma 1 bulan saja karna saya tidak
betah, lalu di terima lagi bekerja di Restaurant selama 6 bulan, setelah itu
saya bekerja lagi di pabrik tekstil terbesar di asia yang memiliki 2 cabang di
Bandung yaitu: Pt.Kahatex ,kebetulan saat itu saya ditempatkan di pabrik yang
di sumedang, cukup jauh dari rumah kakak dan saya harus kos di daerah pantura
tersebut. Kurang lebih 1 tahun saya bertahan di Pt.Kahatex lumayan banyak
pengalaman yang saya dapatkan lalu saya putuskan untuk resign, setelah itu saya
di terima kerja lagi di Pt.Ceres perusahaan yang memproduksi berbagai macam
coklat lezat, seperti silver queen, top, wafer selamat dan masih banyak lagi
lainnya. 6 bulan saya bekerja disitu karna saat itu memang kontrak nya Cuma 6
bulan saja. Menurut saya dunia pabrik adalah dunia yang keras, yang orang-orang
nya harus patuh, harus di siplin dan harus bersemangat, disitu kita bergabung
dengan banyak sekali orang dengan berbagai macam karakter dan perbedaan.
Tahun
2012 saya memutuskan untuk pulang lagi ke kampung halaman tercinta, di
tembilahan. Saya memutuskan untuk tidak dulu kembali ke bandung lagi, di rumah
saya nganggur selama kurang lebih 4 bulan, setiap hari saya habiskan waktu
untuk membantu ibu bekerja.
Lama
–lama saya mulai jenuh dirumah dan saya malu hanya membebani ibu, kemudian saya
pergi berhijrah ke Kota Pekanbaru untuk bekerja dan juga kuliah. Akhirnya saya
mendapatkan pekerjaan dan saya memutuskan untuk ngambil kuliah regular malam.
Awal mula di Pekanbaru saya merasa tidak betah karna ternyata cuaca di kota ini
sangatlah panas dan saya juga jauh dari orang tua lagi, saya kos disini memulai
semuanya Dari nol lagi. Lama-kelamaan saya mulai betah dan mulai terbiasa
dengan cuaca dan lingkungan sekitar.
Tidak
terasa sudah 3 tahun lebih saya tinggal di kota pekanbaru, saya sudah betah
disini, saya memiliki banyak teman yang baik, juga pengalaman serta ilmu yang
banyak. Tipa hari saya disibukkan dengan bekerja disiang hari, dan kuliah
dimalam harinya. Lelah tapi semuanya menyenangkan dan sangat saya syukuri apa
yang ALLAH berikan kepada saya. Saya memiliki hobby kuliner, memasak, membaca
novel, badminton dan juga mendengarkan music. Saya juga sangat mencintai
kebersihan dan kedisiplinan, bangun pagi-pagi selalu saya lakukan setiap hari
karna saya memang tidak bisa bangun siang, bagi saya pagi itu tenang, pagi itu
segar,pagi itu damai dan sangat sayang
untuk di lewatkan. Saya punya cita-cita untuk menjadi pengusaha, penyiar radio,
jurnalis dan juga fotografer. Saya tidak takut untuk bermimpi, Bagi saya tidak
ada yang tidak mungkin di dunia jika kita mau berusaha dan ALLAH menghendaki.
Saya
sangat sayang sama ibu, bagi saya beliau adalah sosok yang tidak tergantikan, saya
berharap bisa menjadi anak yang soleha, anak yang selalu berbakti dan bisa
membahagiakan nya baik lahir maupun batin. Trimakasih ibu yang selalu mendoakan
anakmu ini, trimakasih juga buat kakak-kakak saya dan seseorang yang sudah 9th
menemani perjalanan hidup saya, Cuma mau bilang (Anda Luar Biasa)..:D
Seperti
kata pepatah”Sebagian
orang memimpikan sukses, sementara yang lainnya bangun dan kerja keras untuk
sukses” saya ingin menjadi orang yang bangun dan bekerja keras untuk mengejar
mimpi-mimpi saya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar